Tampilkan postingan dengan label Konta Inter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Konta Inter. Tampilkan semua postingan

November 29, 2023

Kontra Inter - Seri 2

    javajuve.blogspot.com - Pada Derby Italia senin kemarin Juve gagal mengkudeta Internazionale yang ada di puncak klasemen sementara Serie A season 23/24. Juve unggul lebih dahulu melalui serangan balik ciamik soro, kombinasi dari Bang Dusan dan penyerang sayap "Fede" yang berlari di sayap kiri kemudian mengirimkan umpan silang datar yang lagi-lagi ciamik soro kepada Bang Dusan yang dengan ketajamannya yang setajam, menyelesaikan dengan finishing mematikan. Kemudian tidak lama setelah itu Inter membalas dengan gol yang hampir mirip, Lautaro dengan pengalamannya mengelabui penjagaan terakhir dari diri Federico Gatti, dimana media massa membicarakan kesalahan dari Gatti yang gagal membendung serangan yang berbuah gol ini.

Hasil sebenarnya kerugian bagi Juve karena gagal meraih poin penuh di hadapan pendukung sendiri, kontra Inter. Tentu bila keadaan di klasemen sama di akhir musim dan Juve harus menghadapi mereka di San Siro tentu lebih sulit mengalahkan mereka di San Siro daripada di hadapan Juventini. Kita lihat saja siapa yang tetap konsisten dan siapa yang lebih banyak melakukan kesalahan.

Formasi sendiri tampaknya Allegri sudah mantap nyaman menggunakan 3-5-2. Dimana penyerang diisi oleh Fede dan Bang Dusan. Bisa saja bila menyebut formasi ini dengan 532, dengan masing-masing 1 pemain di posisi sayap. Laga kemarin posisi ini diisi Cambiaso di sayap kanan dan Kostic di sayap kiri.

Lalu ada satu hal menarik dari Kontra Inter kali ini, yaitu problem menipisnya tenaga di sektor tengah Juventus. Allegri memutuskan untuk percaya pada pemain muda berusia 23 tahun, "Hans Nicolussi Caviglia". Secara umum saya sangat senang bagaimana ia bermain. Bahkan saat saya cek skills dia di Youtube bahkan ada yang berkomentar bahwa penampilannya lebih baik dari "Loca". Nico adalah seorang Italiano yang berposisi sebagai gelandang tengah. Ia kelihatan lebih nyaman bermain menyerang daripada bertahan walaupun bisa saja diposisikan sebagai gelandang bertahan.

Di usia 23 tahun ia sudah empat kali disekolahkan Juventus yang pertama ke Perugia di musim 19/20. Lalu ke Parma musim 20/21. Sudtirol klub Serie B di putaran pertama musim 22/23. Lalu ke Salernitana pada pertengahan musim hingga akhir musim 22/23 tepatnya mulai 5 Jan 2023 hingga 30 Jun 2023.




April 04, 2023

Kontra Inter : Seri 1

Setelah mengalahkan Internazionale di kandangnya Giuseppe Meazza, Juventus harus kembali menghadapi Sang Musuh sepadan. Pada Coppa Italia kali ini telah mencapai babak semifinal. Juve kali ini menjamu tim tamu di Allianz Stadium.

Pada pertemuan di Serie A, dua kali Juventus mengalahkan Inter Milan. Yang pertama 2-0 di kandang sendiri. Dan yang terbaru seperti yang saya jelaskan diawal dengan skor 0-1 melalui gol sepakan mendatar Filip Kostic. Tanggal 20 bulan kemarin.


Juventus memang berada dalam kondisi terbaiknya kali ini. Setelah juga menumbangkan Freiburg di Liga Eropa. Dan form bagus di Serie A. Sebaliknya Inter Milan dalam kondisi tidak terbaik dalam persiapan kali ini. Setelah kalah dari Fiorentina 0-1 pada laga Serie A terakhir mereka akhir pekan lalu.

Bagi Juventus ini tentu tekanan bagi mereka. Karena semua menuntut agar kita bisa menang di Leg-1. Andai saja Juve bisa lolos ke Final. Maka peluang juara terbuka lebar karena yang akan dihadapi bukan tim terbaik Serie A, seperti Napoli, Milan, Roma, Atalanta. Di jalur lain ada Cremonese dan Fiorentina yang akan saling berhadapan. 

Di tengah persiapan untuk Tim Cup. Juventus baru saja mengikat kontrak pemain muda mereka. Berkebangsaan Argentina pemain ini sukses mengambil hati Allegri. Ia termasuk skuad Juve Next Gen. Sebelumnya ia sudah masuk U19.

Musim ini Juventus dalam jalur yang betul. Mereka mempromosikan banyak pemain muda ke dalam skuad utama. Ini tentu baik untuk meningkatkan nilai tim. Dan juga baik untuk masa depan Juventus.

Pemain gelandang tengah yang digadang mengisi tempat Paul Pogba bernama Enzo Barrenechea. Sebelum direkrut Juve ia bersama tim asal Swiss FC Sion.



Saatnya bagi Vlahovic dkk untuk berjuang dalam kampanye mereka di Coppa Italia untuk membayar kegagalan Allegri di musim lalu yang tanpa gelar. Inter tentu menjadi underdog. Dan tetap harus diwaspadai karena mereka sepadan dengan tim ini dan memiliki beberapa pemain berpengalaman. Kita tunggu saja hingga peluit kick off dibunyikan. 

Kontra Inter - Seri 2

    javajuve.blogspot.com - Pada Derby Italia senin kemarin Juve gagal mengkudeta Internazionale yang ada di puncak klasemen sementara Serie...