Maret 26, 2016

GOAT - Johan Cruyff

25 April 1947 - 24 Maret 2016 = 68 Tahun ialah panjang garis takdir kehidupan yang telah Tuhan tetapkan bagi sosok maestro dan pionir sepakbola indah Hendrik Johannes "Johan" Cruijff atau yang biasa disapa dengan Johan Cruyff. Tepat Kamis 24 Maret kemarin publik sepakbola kehilangan salah satu putra terbaiknya. Ia meninggal akibat penyakit kanker paru-paru yang telah dideritanya belakangan ini. Cruyff menghembuskan nafas terakhir di kediamannya di Barcelona dengan dikelilingi oleh keluarganya.

Johan Cruyff selama ini adalah sosok yang identik dengan permainan yang disebut Total Football. Ada yang menyebut Cruyff lah penemu strategi menyerang Total Football, tapi menurutku sebagai pemain saat itu, tentu sosok Pelatih lah yang bertanggung jawab dalam gaya bermain baik secara individu maupun tim. Rinus Michels lah pelatih Johan Cruyff baik di Ajax maupun di Barcelona yang pertama mengembangkan gaya menyerang Total Football.

Hai hai bolamania. Ulasan pembukaan diatas telah membuka perjumpaan kita kali ini juga di rubrik baru yakni "Veteran" dimana bertepatan dua hari lalu saat postingan ini ditulis muncul berita duka Johan Cruyff menghembuskan nafas terakhir.


Di kepala Johan Cruyff, sebuah permainan sepakbola Total Football adalah permainan yang berjalan dengan indah. Tentu diperoleh hanya dengan cara menyerang, umpan cepat dari kaki ke kaki. "Move the ball because ball never get tired," kata Cruyff. Permainan mengalirkan bola ke semua sisi lapangan berusaha mencari celah untuk membuat gol dengan sabar.

Karir Cruyff sebagai pemain diawali dari Ajax Amsterdam pada tahun 1964. Ia bermain di Ajax sampai tahun 1973 dengan mencatat 190 gol dari 240 penampilan. Karirnya berlanjut di Barcelona mulai dari tahun 1973 sampai tahun 1978. Dia membukukan 48 gol selama di Barcelona. Ketika permainannya mulai menurun ia sempat bermain di Amerika pada tahun 79-81. Petualangannya berlanjut kembali ke tanah Spanyol dimana ia hanya bermain 10 pertandingan dan menyumbangkan 2 gol untuk Levante di tahun 1981. Musim 1981-1983 ia kembali ke Ajax dan membukukan 14 gol. Tahun 1983 Ajax Amsterdam membuat keputusan yang membikin Cruyff marah, klubnya saat itu memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya. Karena marah, ia lalu memilih menyeberang ke rival Ajax yakni Feyenoord di musim 1983-1984 dimana musim itu adalah musim terakhir sebelum ia menyatakan pensiun sebagai pemain.

Saat aktif bermain, ia menyabet gelar Liga Belanda sebanyak 9 kali. KNVB Cup sebanyak 6 kali. Lalu Liga Champions Eropa sebanyak tiga kali beruntun. UEFA Super Cup dan Intercontinental Cup masing-masing sebanyak satu kali. Pun Trofi Liga Spanyol dan Copa Del Rey masing-masing sekali. Dan di level timnas ia mengantarkan Belanda satu kali menjadi Runner up di World Cup 1974 Jerman Barat.

Ketika menjadi manajer atau pelatih Cruyff juga tak kalah mentereng prestasinya. Bersama Ajax ia dua kali membawa timnya menjuarai KNVB Cup dan sekali gelar Winners Cup. Bersama Barca ia menorehkan gelar La Liga 4 kali. Piala Raja sekali, Supercopa de Espana 3 kali. UCL sekali, UEFA Super Cup juga sekali dan Winners Cup sekali.

Terakhir kami berikan kutipan dari insan-insan sepakbola mengenai Johan Cruyff :

"Saya tidak tahu apa-apa tentang sepakbola sampai saya bertemu Cruyff," ungkap Pep Guardiola seperti dilansir Football-Espana.  

"Mengganti filosofi sepakbola Barcelona sangat sulit. Kami bisa membuat kesalahan besar jika menggantinya begitu saja. Johan Cruyff membangun filosofi tim 30 tahun lalu dan sejak itu Barcelona tidak berubah," kata Xavi Hernandez seperti diberitakan Soccerway.

"(Johan Cruyff) mengubah cara bagaimana kami melakukan serangan dan bermain satu dua. Kami sangat menikmati warisannya." ungkap David De Gea seperti disadur dari Football-Espana.

Sumber : dgm04.wordpress.com, wikipedia, bola.okezone.com, bola.net.

Johan Cruyff tutup usia
Johan Cruyff (Wikimedia Commons/Laia)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kontra Inter - Seri 2

    javajuve.blogspot.com - Pada Derby Italia senin kemarin Juve gagal mengkudeta Internazionale yang ada di puncak klasemen sementara Serie...